Ciamis, 15 Oktober 2024 – Kementerian Keuangan Republik Indonesia memberikan insentif kepada 51 desa di Kabupaten Ciamis sebagai bentuk apresiasi atas pengelolaan keuangan desa yang baik. Acara penyerahan insentif ini dilaksanakan di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis, dengan dihadiri pejabat daerah dan perwakilan dari setiap desa penerima insentif.
Kabid Pemdes, Andi Sopyandi, S.IP., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. "Alhamdulillah, Ciamis mendapatkan insentif untuk 51 desa. Ini adalah hasil dari penggunaan dana desa yang tepat serta pelaporan yang selalu kami sampaikan tepat waktu kepada Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan setiap tiga bulan sekali," ujar Andi.
Insentif yang diberikan harus difokuskan pada beberapa program penting, di antaranya:
I. Pemulihan Ekonomi : Dalam bentuk perlindungan sosial dan penanganan kemiskinan ekstrem, melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) dengan alokasi maksimal 25% dari anggaran desa.
II. Program Ketahanan Pangan dan Hewani : Dengan alokasi minimal 20% dari anggaran desa untuk mendukung ketahanan pangan di desa-desa tersebut.
III. Program Pencegahan dan Penurunan Stunting : Menghadapi masalah stunting yang masih menjadi tantangan kesehatan di masyarakat.
IV. Program Lainnya : Sesuai dengan kewenangan desa yang telah dibahas dan diputuskan melalui musyawarah desa.
Andi juga mengingatkan agar dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), desa-desa tetap memprioritaskan kegiatan yang sudah direncanakan secara menyeluruh, bukan hanya memfokuskan pada insentif. Hal ini agar pelaksanaan tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Jangan melanggar aturan yang ada dan jangan menambah aturan yang sudah ada," tegas Andi.
Setelah penetapan APBDes, Andi juga meminta agar setiap desa segera menginput data ke dalam Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) agar proses pengajuan insentif dapat dilakukan dengan cepat.
Dengan adanya insentif ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Ciamis dapat semakin meningkatkan kinerja mereka dalam pengelolaan dana desa dan pelaksanaan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.