CIAMIS – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) serta Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) Berbasis Potensi Desa yang diikuti 258 perangkat desa se-Kabupaten Ciamis.
Kegiatan yang berlangsung di Aula DPMD Kabupaten Ciamis tersebut dilaksanakan dalam lima sesi mulai Selasa (9/6/2026). Peserta merupakan perangkat desa yang menangani bidang Teknologi Tepat Guna (TTG) di masing-masing desa.
Sekretaris DPMD Kabupaten Ciamis, Aman, S.STP., M.Si., yang mewakili Kepala DPMD, mengatakan bahwa TTG merupakan teknologi yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat, mudah dimanfaatkan dan dipelihara, ramah lingkungan, serta mampu memberikan nilai tambah secara ekonomi.
"Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna secara optimal diyakini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, memberikan nilai tambah produk, memperbaiki mutu hasil produksi, serta membantu mewujudkan usaha produktif yang lebih efisien," ujarnya saat membuka kegiatan.
Menurut Aman, implementasi TTG menjadi salah satu strategi percepatan pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat desa di tengah persaingan ekonomi yang semakin kompetitif. Penerapan teknologi yang sesuai dengan kondisi lokal dinilai mampu mengoptimalkan sumber daya alam, sumber daya manusia, dan potensi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan, TTG mencakup berbagai bidang, seperti teknologi pengolahan pangan, pemanfaatan energi, penyediaan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan kemampuan ekonomi masyarakat. Seluruh teknologi tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat pengguna agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
"Pemanfaatan TTG memiliki peran strategis dalam mendorong tumbuhnya inovasi masyarakat serta meningkatkan daya saing, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di perdesaan," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembangunan Desa DPMD Kabupaten Ciamis, Yuce Kuswandani, S.STP., menyebutkan bahwa TTG merupakan instrumen penting dalam pemberdayaan masyarakat karena mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi, memperbaiki kualitas produk, serta meningkatkan kapasitas dan nilai tambah usaha masyarakat.
"Pemanfaatan TTG secara optimal diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat sekaligus menjadi salah satu upaya dalam penanggulangan kemiskinan di desa," ungkapnya.
Yuce menambahkan, pembinaan Posyantek bertujuan memperkuat kelembagaan TTG di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperluas pemanfaatan TTG sesuai kebutuhan masyarakat serta meningkatkan kualitas teknologi perdesaan yang digunakan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengembangan Posyantek yang disampaikan oleh Sekretaris DPMD Kabupaten Ciamis serta materi tentang pemanfaatan Teknologi Tepat Guna berbasis potensi desa oleh Kepala Bidang Pembangunan Desa DPMD Kabupaten Ciamis.
DPMD Kabupaten Ciamis berharap melalui pembinaan ini, kelembagaan Posyantek semakin kuat dan mandiri, kebutuhan teknologi masyarakat desa dapat teridentifikasi dengan baik, serta pemanfaatan TTG mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi berbasis potensi lokal.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Permendesa PDT Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penerapan dan Pengembangan Teknologi Tepat Guna dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Desa serta Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1/KPTS.115-HUK/2024 tentang Pembentukan Tim Pembina Posyantek dan Warung Teknologi Tepat Guna (Wartek) Tingkat Kabupaten Ciamis. Adapun pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Ciamis Tahun Anggaran 2026.