Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDESA Se-Kabupaten Ciamis

 Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDESA Se-Kabupaten Ciamis

Selasa, 15 Desember 2020, bertempat di Aula Fisip Universitas Galuh Ciamis telah dilaksanakan “Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMDESA Se-Kabupaten Ciamis”. Kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian terhadap program Pemerintah Daerah dan Provinsi Jawa Barat dalam rangka mendukung Program Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, yaitu Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDESA) sebagai motor penggerak pemanfaatan potensi dan peningkatan perekonomian masyarakat di desa.

Untuk mengakomodasi potensi desa dan pemenuhan kebutuhan warga desa, melalui UU No 6 Tahun 2014 tentang desa, pemerintah memberikan dukungan besar agar desa memiliki badan usaha yang mampu mengembangkan dan menggerakan perekonomian lokal, oleh karena itu untuk menunjang peningkatan ekonomi desa diperlukan adanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang menjadi wadah pemerintah desa dan warganya yang secara proporsional melaksanakan program pemberdayaan perekonomian di tingkat desa.

Kehadiran Bumdesa diharapkan dapat memberikan penguatan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa. Bumdesa dikembangkan seiring dengan usaha yang belum dijadwalkan oleh masyarakat atau mengkombinasikan usaha masyarakat yang sudah berkembang. Bumdesa yang dimaksud juga, diharapkan dapat berfungsi pelayanan publik, misalnya penyediaan air bersih, listrik, pengelolaan pariwisata sebagai upaya pengentasan kemiskinan dan memberikan wadah bagi warga masyarakat dalam perdagangan, sehingga masyarakat terhindari dari praktek monopoli dan peran tengkulak yang merugikan.

Bumdesa dibangun atas prakarsa (inisiasi) masyarakat desa, serta mendasarkan pada prinsip-prinsip kooperatif, partisipatif dan emansipatif (Userowned, User-Benefited, and User-Controlled) dengan mekanisme Member-Base dan Self-Help. Badan ini diharapkan dapat menjadi wadah usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang banyak terdapat dipedesaan. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, kooperatif, mandiri, dan berkelanjutan.

Bedasarkan Peraturan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2015 Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa, disebutkan bahwa pendirian Bumdesa dimaksudkan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan dibidang ekonomi dan/atau kerjasama antar desa. Pendirian BUMDESA ini bertujuan untuk:
1. Meningkatkan perekonomian desa
2. Mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kesejahteraan desa
3. Meningkatan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa
4. Mengembangkan rencana kerjasama usaha antar desa dan atau pihak ketiga
5. Menciptakan peluang dan jaringan pasar yang mendukung kebutuhan layanan umum warga
6. Membuka lapangan kerja
7. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan layanan umum, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa
8. Meningkatkan pendapatan masyarakat desa dan pendapatan asli desa

Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap setiap BUMDES dapat memperluas jaringan kerjasama usaha dengan pihak ketiga supaya dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian di desa, serta dalam pengelolaan keuangan BUMDES pun harus transparan dan akuntabel sehingga tidak berakibat pada permasalahan hukum dikemudian hari demi mewujudkan mantapnya kemandirian ekonomi sejahtera untuk semua

#PemkabCiamis
#DPMDKabupatenCiamis
#DinasPemberadayaanMasyarakatdanDesa


#Bumdes

dpmd

0 Reviews

Related post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *